Jun
18

Seorang teman … cantik, manis, pintar dan menarik memiliki satu impian yakni memiliki karir yang cemerlang dalam hidupnya. Sungguh besar impiannya, dengan semangat dan doa ibu ia terus berjuang untuk memperbaiki hidup. Kepribadian dia disukai banyak orang, ramah dan rajin membuat orang-orang kagum.

Sungguh teman yang cantik karena ahlaqnya, manis karena senyumnya membuat orang senang, pintar karena idenya yang kreatif, menarik karena penampilannya yang sopan, sungguh itulah teman. Teman jangan pantang menyerah? Walau impianmu belum terwujud…semangatlah untuk ibu. Berjuanglah untuk mimpimu? Aku mendukungmu wahai teman.

Teman jangan menyerah karena cinta yang belum kau temui? Tetaplah menjadi teman yang tidak pernah ragu akan pertimbangan-pertimbangan yang dapat menggoyahkan fikiranmu. Sungguh teman kau adalah tongkat yang bisa menuntun hidupmu menggapai impian. Jadi, jangan menyerah untuk kalah?

Jun
17

Andai aku dapat mencintaimu
Aku tak tau bagaimana melupakan dia
Karena jujur … dia yang lama menetap dalam mahligai hidupku.

Sayang … ajari aku tuk mencintaimu?
Sayang … ajari aku tuk menyayangimu?
Sayang … ajari aku pula tuk menerima mu apa adanya.

Sungguh
Aku ingin mencintaimu
Aku ingin menjadi ratumu
Aku ingin menjadi pelindungmu
Dalam suka dan duka

Jadi …
Ajari aku sayang?
Ajari aku mencintaimu
Ajari aku melupakannya
Ajari aku semua rasa, asa dan sayang yang berbeda dari dia
Hingga aku tak’an lagi membagi rasa ini

Jun
12

Sungguh rasa ini wajar kurasakan, tak ada yang dapat mengerti apalagi memahaminya. Kalimat “Ya” slalu menjadi jawaban saat kalian bertanya: “apa kamu mampu mencintai kami?…”. Sungguh aku mencintai kalian…walau sebenarnya kalimat “sayang” / “cinta” tidak pernah terlontar dalam mulutku, namun sungguh cinta ini untuk kalian.

Entah apa yang membuat mulut ini terkunci, sungguh tak ada alasan kuat saat aku membela diri. Ku mohon jangan bertanya lagi? Tubuhku terasa dingin, jantungku berdetak kencang dan darahku bergejolak setiap kali ingin ku ucap “Cinta Ini Untuk kalian”.

Maaf atas ego ini? maaf atas ke’egoisan yang slalu ku ulang-ulang. ke’egoisan yang mungkin tidak akan pernah hilang, karena ego ini sudah melekat dalam jiwa.

Ingin kubuang jauh-jauh. Namun, bagaimana? dengan cara apa? sungguh aku tak tahu. “andai ada yang dapat mengendalikan ke’egoisan ini!!!”

Walau ke’egoisan ini tidak akan pernah hilang, namun “Cintaku untuk Kalian” (mamah+bapa).

Category: cOrAt - cOrEt  Tags:  7 Comments
Jun
03

masalah datang ketika kita menyadari arti dari rasa tenang dan nyaman. Mungkin banyak orang yang tak memahami arti dari “masalah”. Apakah anda yakin termasuk orang yang bisa atau mampu menyeimbangkan apa yang terjadi dan yang tlah terjadi?. Apakah anda juga termasuk orang yang bisa mengendalikan suatu permasalahan?
Kurang bijak bila kita bilang “ya” …mengapa demikian? Itu karena kata “ya” sebenarnya “tidak”. Namun sebaliknya “tidak” bukan berarti “ya”. Bisakah anda membedakan antara “ya” dan “tidak”? siapkah anda dengan konsekuensi yang akan hadir menghampiri? Atau bahkan menetap saat anda berada pada tempat yang sulit?
Dampak dari masalah mungkin yang anda takutkan. Namun, pernahkah anda berfikir: “proses dari permasalahn dapat dijadikan sebagai pembelajaran diri”.

Apr
08

Seberkas cahaya itu yang membuatku berada dalam kehangatan.

Namun seberkas cahaya itu pulalah yang membuatku terbakar secara perlahan.

Sakit memang…

Tak seorangpun yang dapat menolongku dari cahaya itu!!!

Kurasakan dengan tenang…malah membuatku semakin tersiksa

Kurasakan dengan amarah…malah membuatku semakin terabaikan

Terkadang aku lelah…namun gejolak itu masih ada dalam benakku.

Aku tetap ingin bertahan…karena keikhlasan.

Aku tetap ingin berjalan…karena keinginan.

Aku juga ingin berlabuh…karena kelelahan.

kumohon…jangan membuatku dalam keadaan seperti ini???

Mar
24

Mungkin kita dipersatukan untuk menyatukan hati yang dulu terpisah,
Hingga kini bersatu dalam satu titik ruas yang begitu banyak perbedaan.
Namun apakah perbedaan ini sulit untuk dipersatukan?

Suatu saat ketika kau akan langkahkan kaki ke tempat yang jauh,
Bahkan lebih jauh lagi
Apakah kau akan mengingatku?
Mengingat segala kenangan-kenangan yang telah terukir indah dalam hati dan jiwa kita?

Dan fikirku berkata: kau takan pernah bisa melupakanku?
Karena kau yang pertama kali masuk dalam kehidupanku.
Sampai kau ukir indah namaku.
Sampai kapanpun, dan di manapun kau berada
Aku akan tetap ada dan menjadi bayanganmu!!!

Bayangan yang akan menghantuimu,
Setiap kau langkahkan kaki ke setiap sudut.
Dan itu akan berlangsung lama’
Serta akan berakhir sampai kau menemukan ku sebagai bayanganmu.

Kelak jika kita dipertemukan dalam suatu ruangan yang asing.
Dimana kau takan mengenaliku sebagai bayanganmu.
Tapi aku akan mengenalimu
Karena aku tahu siapa yang mencari bayangannya yang ada pada diriku.

Dan fikirku berkata: kau takan menyadari
Bahwa bayanganmu ada didekatmu
Karena aku tetap berada disampingmu
Walau kau tak menyadari,
Hingga kau akan berkata: aku tak tahu siapa bayanganku?
Dan aku tak tahu siapa diriku?
Sebelum bersamamu dan setelah bersama mu!

Mar
24

Bersamanya aku merasakan kebahagiaan
Bersamanya aku merasakan ketenangan
Namun, saat bersamanya pulalah aku merasakan kecemasan
Setiap kaki ini melangkah

Aku takan pernah menyesali semuanya
Nyanyianmu masih terngiang ditelingaku
Pusisi-puisi mu masih terukir indah dibenakku
Dan nama mu akan terucap dalam mulutku

Banyak hal yang takan mereka ketahui tentang kita
Banyak hal yang takan mereka pahami tentang kita
Banyak hal juga yang takan mereka rasakan tentang arti cinta kita
Karena yang mereka ketahui adalah kebodohan dalam cinta.

Mar
24

Wahai cinta sejati?

Izinkalah aku menjadi selimut
Disaat kau kedinginan

Izinkalah aku menjadi angin
Disaat kau kepanasan

Izinkan aku menjadi payung
Disaat kau kehujanan

Dan
Izinkan aku menjadi rumput
Yang memberimu ketenangan disaat lelah

Mar
24

Sepenggal kisah, beribu harapan
Aku berharap padamu?
Mendapatkan apa yang diinginkan
Mendapatkan apa yang dibutuhkan dan
Mendapatkan apa yang diharapkan.

Namun semuanya hanya harapn.
Harapan itu hancur
Ketika aku memintamu memilih.
Dan aku bukanlah pilihanmu
Semua hilang,,,hilang dan hilang!
Karena semua hanya harapan.

Penyesalan tidak akan pernah keluar dari mulutku.
Semua adalah kehendak-Nya
Banyak hal yang kudapat dari setiap detik bersamamu
Dan itu adalah harapan.

Mar
24

Jika ku diam,,,aku bagaikan batu
Menerima dengan lapang
Segala yang tlah terjadi
Tanpa memikirkan mereka

Jika aku bicara,,,aku bagai angin
Hingga semuanya tahu isi hati ini
Selalu aku yang dipersalahkan
Dan mereka yang menangis

Jika ku marah,,,aku bagai ombak
Yang dapat membuat mereka terluka
Hancur karena diriku
Lalu apa yang harus kulakukan?